Monday, June 27, 2005

TogetherNice Part 2

Ruangan di kantorku semakin dingin, membuat kesepian membekukan hati. Semuanya menjadi nyata ketika kegalauan dan gamang merasuk kesetiap sisi kehidupan. Seakan punya visi dan misi sama, kita melebur menjadi satu kumpulan anak manusia yang mencari hitam putihnya dunia. Kita seakan tak lagi mengenal rasa 'malu'. Semua menjadi diri sendiri. Jika selama ini orang di sekeliling hanya tahu yang terlihat di mata mereka, tidak demikian dihadapan sesama kita. Semua serba apa adanya, tidak ditutupi. Keyakinan dan rasa saling percaya akan sesama, telah meruntuhkan tembok jaim. Jurang pemisah seakan telah tertutup oleh rasa cinta kasih yang murni. Malah kita harus jaim (jatuhin image), hahaha.. What a beautiful day!

Sambil diiringi lagu city of blinding light dari U2 aku terus menulis. Sering dengar faham Sex, drugs and rock n roll? Tiga ramuan di atas adalah kombinasi attitude yang dianut kaum hedonis. Penikmat hidup dengan cara bersenang-senang. Tentang cap kaum hedonis yang disemaikan kepada kita, tidaklah sepenuhnya harus disangkal. Coba sadar diri, sadarkan apa yang selama ini kita perbuat. Tapi harus digaris bawahi, untuk sex, kita tidak menganutnya bahkan menjauhinya. Wajar jika orang di luar bilang kita 'brutal', karena mereka hanya melihat sisi negatifnya saja. Andai bisa aku bisa jelaskan arti dibalik ini, aku akan bilang kalau semua ini tak lebih dari curahan rasa persahabatan dan kasih sayang sesama sahabat. Titik. Semoga kalian orang luar, dapat mengerti.

Ingat! Kita dipacu waktu. Apabila tidak bergerak, kita akan terseret ke masa depan yang suram. Buat suatu yang berguna bagi diri. Syukur bisa juga bermanfaat untuk orang lain. Waktu berjalan.. Kita tak beranjak.. Masih tetap berdiri di tempat yang sama.. Waktu berputar.. Kita masih saja diam di sini.. Kiranya syair dari Grup musik Adegan ini dapat menggambarkan betapa berharganya sang waktu. Wake up! Stand up!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home